Tni, Konflik Agraria, Urut Sewu, Petani, Bentrok Tni-Warga, Kebumen

Tni, Konflik Agraria

Bentrok Sengketa Lahan di Kebumen, TNI Bersenjata Pukul Warga

Bentrok Sengketa Lahan di Kebumen, TNI Bersenjata Pukul Warga

12/09/2019 3:04:00

Bentrok Sengketa Lahan di Kebumen , TNI Bersenjata Pukul Warga

Sejumlah personel TNI memukuli warga Urutsewu, Kebumen , yang menolak pemagaran di lahan sengketa. TNI represif karena warga dianggap tak bisa dikendalikan.

di Urutsewu.Teguh Purnomo, pengacara publik yang berada di lokasi kejadian, mengatakan peristiwa itu terjadi saat prajurit TNI melakukan pemagaran di sebuah lahan yang hingga kini masih menjadi sengketa antara warga dan TNI."Warga yang melihat aksi tersebut langsung berbondong-bondong ke lokasi menghalau pemagaran itu, terjadi sekitar pukul 08.00. Sesampainya di lokasi, warga disuruh bubar dan diadang oleh TNI bersenjata lengkap," kata Teguh kepada

Kucing di Sri Lanka Ditangkap karena Selundupkan Narkoba Resep Cloud Bread, Roti Lembut yang Sedang Viral Rossi: Pembalap MotoGP Stres, Penonton Bahagia

CNNIndonesia.com, Rabu (11/9).Teguh mengatakan, TNI tak hanya menyuruh bubar tetapi juga memukuli warga. Akibatnya, warga yang sebelumnya berbondong-bondong pun bubar. Mereka menuju kantor Bupati Kebumen untuk mendesak agar pemagaran tersebut dihentikan.

Lihat juga:RUU Pertanahan Dinilai Memuat Belasan Pasal Bermasalah"Sesampainya di lokasi warga disuruh bubar dan diadang oleh TNI bersenjata lengkap untuk menjaga pemagaran tersebut. TNI yang menjaga, memukuli warga supaya bubar," kata Teguh.

Teguh mengkritik pemerintah yang dinilai lamban menangani konflik agraria tersebut. Menurutnya TNI seharusnya tak mengambil langkah sendiri untuk melakukan pemagaran."Ini akar masalahnya adalah konflik tanah yang lamban dan cenderung diabaikan penyelesaiannya oleh pemerintah. Harusnya TNI tidak main hakim sendiri memagar tanah rakyat dan melakukan kekerasan seperti itu," ujarnya.

Atas konflik tersebut, sedikitnya 16 warga terkena pukulan. Mereka di antaranya Wiwit Herwanto (30) terkena luka pukul di kaki dan dinjak-injak; Imam Suryadi (25) terkena pentungan di punggung; Haryanto (38) terkena luka tembak di pantat akibat peluru karet; Edi Afandi (32) dipukul di kepala; Supriyadi (40) dipukul di kepala, punggung dan kaki.

Lihat juga:Suku Anak Dalam Jalan Kaki Jambi-Jakarta Tagih Janji JokowiSelain itu, Wawan (26) terkena luka pukul di kepala; Manto (34) luka pelipis kanan; Partunah (42) ditendang-tendang kakinya dan diseret; Saikin (53) dipukul di kepala; Sartijo (52) luka paha di belakang; Sartono (45) luka pukul di kepala; Wadi (27) ditendang kakinya; Tolibin (30) luka pukul di kaki; Sumarjo (70) luka pukul di punggung; Martimin (35) luka pukul kepala; Saryono (34) luka pukul di kepala.

Massa Koalisi Lawan Perampasan Tanah menggelar aksi.(CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)TNI Klaim Warga Tak Bisa DikendalikanKodam IV Diponegoro mengklaim bentrokan tersebut dipicu sikap warga yang berusaha melawan dan tak bisa dikendalikan saat menolak pemagaran Lapangan Tembak Dislitbangad.

Kru NASA ceritakan pengalaman kembali ke Bumi, 'rasanya seperti dipukul dengan tongkat bisbol' - BBC News Indonesia Ridwan Kamil Resmi Daftar Jadi Relawan Uji Klinis Vaksin Corona Pakar Sebut Asap Rokok Memungkinkan Tularkan COVID-19

Kepala Penerangan Kodam IV Diponegoro Letkol Kav. Susanto mengatakan anggota TNI gabungan dari Kodim 0709/Kebumen dan Yonif 403/WP yang sedang mengamankan pekerjaan pemagaran aset TNI AD terpaksa bertindak represif terhadap aksi demo yang dilakukan ratusan warga yang menolak pemagaran.

Dia menjelaskan, kejadian itu bermula dari pekerjaan proyek pemagaran tahap III areal Lapbak Dislitbangad yang berlokasi di Desa Brencong. Pada saat yang sama datang masyarakat yang mengaku memiliki tanah tersebut, namun tidak mempunyai surat kepemilikan yang sah.

Lihat juga:Kaitkan Jokowi dengan Konflik Agraria, Faisol Diciduk PolisiMenurutnya, kegiatan pemagaran yang dilakukan Kodam IV/Diponegoro untuk mengamankan aset negara. Selain itu, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan karena area tersebut merupakan daerah latihan atau tepatnya lapangan tembak.

Namun, kata Susanto, masyarakat tetap diperbolehkan untuk menggarap lahan tersebut dengan catatan tidak boleh mengklaim tanah tersebut merupakan tanah miliknya sampai dengan ada keputusan lebih lanjut."Perlu diketahui, berdasarkan Surat DJKN Kanwil Prov. Jateng Nomor S-825/KN/2011 tanggal 29 April 2011 tentang Penjelasan bahwa tanah kawasan latihan TNI seluas 1.150 HA diperoleh dari peninggalan KNIL tahun 1949. Saat ini tanah tersebut sudah masuk daftar Barang Milik Negara dengan Nomor Registrasi 30709034, jadi bukan milik warga," ujarnya.

Susanto mengatakan pengusiran warga yang dilakukan oleh aparat dengan tindakan keras di lapangan karena masyarakat tidak mau meninggalkan area tersebut dengan cara baik-baik. Menurutnya, masyarakat sudah tidak bisa dikendalikan dan cenderung berbuat onar. Tindakan represif pun dilakukan agar warga dapat meninggalkan lokasi.

Baca lebih lajut: CNN Indonesia »

Studi Baru Temukan Pasien COVID-19 Alami Gangguan Pendengaran Setelah Sembuh

Audiolog dari University of Manchester menememukan kemampuan pendengaran pasien Virus Corona berkurang setelah delapan minggu sembuh.

TNI sdh Mulai tak tau diri, apakah Tidak Sadar bahwa Senjata,Seragam,Gaji Dari Anggota TNI itu di ambil dari Pajak Rakyat termasuk Petani& Pekebun Lalu jika TNI itu menindas, memukul, menyiksa Ini menurut saya Tindakan2 Biadab Yg tdk bisa di biarkan. Dari kejadian ini kita diberitahu bahwa kesalahan terbesar manusia adalah membuat negara.

Tidak putus2 permasalahan di Negeri ini... TNI mengklaim lahan tersebut peninggalan KNIL, padahal warga setempat dulu pun ikut berjuang... Bagaimana kalo warga berbuat anarkis?! agus_noor Bersama rakyat TNI kuat pemandangan ini akrab qta kihat saat orba dlu, iya kan Puspen_TNI ? Maklum udah lama latihan binggung mau melampiaskan ke mana .? Jadinya rakyat sendiri jadi samsak.

Bersamarakyat katanya Mohon ditindak pak Puspen_TNI Menurut pendapat pak ganjarpranowo pripun di vid emang pada di pukulin? ga usah jauh2 ke papua KomnasHAM urusin yg deket2 aja dulu TNIbersamaRakyat katanya 😒

Bentrokan TNI dan Warga di Kebumen, Belasan Orang Luka-lukaTeguh mengatakan seharusnya TNI tidak main hakim sendiri memagar tanah rakyat dan melakukan kekerasan.

Bentrok TNI dan Warga, Belasan TerlukaDalam bentrokan tersebut 11 warga terluka karena tertembak peluru karet.

Upacara HUT ke-74 TNI AL Dipimpin Laksamana TNI Siwi Sukma AdjiVideo Terkini - Angkatan laut memperingati HUT ke-74 upacara di gelar dengan hikmat di Kompleks Dermaga...

TNI Siap Kembalikan 835 Mahasiswa EksodusWiranto mengemukakan penyebab pelajar dan mahasiswa eksodus dari daerah ke kampung halaman mereka lantaran khawatir ada perlakuan sewenang-wenang dari masyarakat di tempat menimba ilmu.

Prajurit TNI AU Juara Tinju Kelas Dunia Usai Pukul KO Ronde 4Pukulan keras yang mendarat rusuk kanan lawan membuat prajurit satu TNI AU Ongen Saknosiwi meraih juara kelas bulu versi WBC Asian Boxing Council Continental. 😀😀😀👏💚🌺😊😊😊

BKKBN dan Kodam IV Diponegoro Canangkan TNI Manunggal KBBKKBN mencanangkan TNI Manunggal KB Kesehatan. Yaitu untuk mendukung program kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga yang digalakkan pemerintah daerah