Belum Terapkan New Normal, Tanggap Darurat di Salatiga Diperpanjang Satu Bulan

  • 📰 kompascom
  • ⏱ Reading Time:
  • 25 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 13%
  • Publisher: 68%

Indonesia Berita utama Berita

Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama

Masa tanggap darurat penanganan Covid-19 di Kota Salatiga, Jawa Tengah, diperpanjang selama satu bulan.

Wali Kota Salatiga, Yuliyanto mengatakan penambahan masa tanggap darurat tersebut karena saat ini jumlah warga yang terpapar Covid-19 terhitung tinggi.. Tapi nanti di penambahan masa tanggap darurat ini ada modifikasi agar masyarakat nyaman, termasuk penyebaran Covid-19 bisa ditekan," kata Yuliyanto di Rumah Dinas Wali Kota Salatiga, Rabu .Dikatakan, masyarakat harus turut membantu pemerintah dalam mengatasi wabah Covid-19 ini."Gerakan razia masker juga akan digencarkan.

"Dengan alat tersebut, positif atau tidaknya seseorang bisa diketahui hanya dalam waktu 40 menit," ungkap Yuliyanto.Kepala Dinas Kesehatan Kota Salatiga, Siti Zuraida menambahkan hari ini ada penambahan dua pasien positif. Sehingga total ada 42 orang, 28 orang masih dirawat dan 14 orang sudah sembuh."Mereka berasal dari Klaster Blondo Celong. Satu wanita, 45 tahun, dan satu lagi wanita usia 70 tahun. Keduanya dari Kelurahan Kutowinangun Kidul," jelasnya.

 

Terima kasih atas komentar Anda. Komentar Anda akan dipublikasikan setelah ditinjau.
Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

 /  🏆 9. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Jateng Belum Terapkan New Normal, Ganjar: Sekarang Kita Latihan DuluPenerapan konsep new normal baru bisa dilakukan jika grafik kasus positif Covid-19 di Provinsi Jawa Tengah turun signifikan. Daerah mengikuti arahan kepala daerahnya.. Jakarta n sekitarnya? G tau, tp pasti nyalahin pusat sih Piye ki mar seng bener sarahh_aja
Sumber: kompascom - 🏆 9. / 68 Baca lebih lajut »

Erick Thohir: 14 Persen BUMN Belum Siap Terapkan New NormalMenteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir menyatakan pihaknya sudah melakukan pemetaan terhadap perusahaan pelat merah khususnya terkait kesiapan menjalankan protokol new normal Covid-19.
Sumber: tempodotco - 🏆 12. / 63 Baca lebih lajut »

Jokowi Terapkan New Normal, WHO: Gelombang Pertama Covid-19 Belum BerakhirSaat ini, kita belum berada dalam gelombang kedua. Kita secara global tepat berada di tengah gelombang pertama, kata Direktur...
Sumber: SINDOnews - 🏆 40. / 51 Baca lebih lajut »

Ganjar Belum Akan Terapkan New Normal: Grafik Corona Harus Turun Dulu'Tapi kita belum akan melakukan normal baru dalam waktu pendek. Kalau nanti kita melihat grafiknya masih tinggi tentu normal baru belum bisa kita terapkan. Grafiknya harus turun dulu,' kata Ganjar. NewNormal GanjarPranowo Nah gini dong Kalau yang ini saya se7 bos!...... Data yang bukan asal data, data grafik yang apa adanya, bukan yang ada apanya! Nah mantap pak
Sumber: detikcom - 🏆 29. / 51 Baca lebih lajut »

New Normal di Tengah Pandemi, Pengusaha: Pilihannya Belum Ideal'Mungkin pemerintah sudah melihat segala sisi, tapi ya jangan dibuka langsung juga, harus bertahap. Ada tahapannya dulu dan setelah dibuka ada evaluasinya.' Rossan ini tampaknya bermasalah...coba cek baik2... Ilmu teknologi digabung dg roso2 m bah marijan jos gandos sampai ndrotos kotos2 Mau di test korban paling banyak dari kalangan mana?
Sumber: detikcom - 🏆 29. / 51 Baca lebih lajut »

Mahfud Sebut New Normal Belum DiputuskanNew normal masih sebagai wacana yang sedang dipersiapkan pemerintah.
Sumber: Beritasatu - 🏆 26. / 59 Baca lebih lajut »