Anto Hoed: Seniman Tradisional Paling Terdampak Covid-19 |Republika Online

  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 38 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 18%
  • Publisher: 63%

Indonesia Berita utama Berita

Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama

Uang memang dibutuhkan seniman tradisional, tapi mereka butuh berkesenian.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dewan Komisaris Jakarta City Philharmonic, Anto Hoed, mengatakan, seniman tradisional di Indonesia diketahui menjadi salah satu kelompok yang paling terdampak akibat adanya pandemi COVID-19 ini. Hal ini membuat pihaknya berdiskusi dengan pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk mencari formula teknis yang tepat untuk membantu meringankan beban para seniman tradisional di Indonesia.

Meskipun uang memang diperlukan dan menjadi kebutuhan utama untuk hidup para seniman tradisional, namun, mereka juga membutuhkan untuk berkesenian. Hal itu mengingat sebagai pekerja seni, mereka memiliki kebutuhan untuk berkesenian dan melakukan seni pertunjukkan. "Misalnya, dia ini pemain bass. Kemudian bagaimana caranya membantu mereka akibat pandemi ini? Kecuali dengan bantuan langsung tunai. Tapi kan mereka juga mau main ," kata Anto.

Oleh sebab itu, dia membuka ruang kepada semua orang untuk membagi ide kreatifnya mengenai format bantuan agar para seniman kembali berkarya lagi di masa pandemi. Dia berharap, ide itu bisa mengoptimalkan bantuan dari apa yang negara miliki untuk bisa disalurkan secara merata.

 

Terima kasih atas komentar Anda. Komentar Anda akan dipublikasikan setelah ditinjau.
Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

 /  🏆 16. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Kang Emil Ingatkan ASN Banyak Bersyukur |Republika OnlineASN menjadi profesi yang tidak terlalu terdampak pandemi Covid-19. Tapi masih banyak yang komplain Tukin nya dipotong........ IndonesiaTerserah Alhamdulillah 🙏🏻🙏🏻🙏🏻 Uhh aman bangettt...apapun kondisinya ASN tidak akan terganggu. Semoga kinerjanya bisa maksimal melayani masyarakat yaaa. Ga boleh ngeluhhh
Sumber: republikaonline - 🏆 16. / 63 Baca lebih lajut »

Serangan Gerombolan Corona di Mimika Begitu Cepat, Bikin SedihJumlah kelurahan dan kampung di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, yang terdampak COVID-19 bertambah banyak. Mimika
Sumber: jpnncom - 🏆 25. / 59 Baca lebih lajut »

GMKI Bagikan Nasi Kotak Kepada Masyarakat dan Mahasiswa Terdampak Covid-19Selain membagikan nasi kotak kepada warga terdampak covid-19, GMKI juga menyampaikan pesan semangat persatuan melawan Covid-19 dalam momentum perayaan IdulFitri 1441 H. GMKI
Sumber: jpnncom - 🏆 25. / 59 Baca lebih lajut »

Erick Siap Kerahkan BUMN Distribusikan Bansos ke Masyarakat Terdampak Covid-19Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan perusahaan BUMN siap menjadi distribution dari channelling-nya dari bansos tunai atau... Sewaktu kampanye sibuk bagi beras, saat tertekan oleh kemenngn semu dan mulai goyah kini sibuk lagi gelar beras utk alasan sosial.
Sumber: SINDOnews - 🏆 40. / 51 Baca lebih lajut »

Update Corona Indonesia 24 Mei: 22.271 Pasien Positif, 5.402 Sembuh, 1.372 Meninggal - Tribunnews.comJuru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 kembali mengumumkan perkembangan penanganan Covid-19 di Indonesia.
Sumber: tribunnews - 🏆 37. / 51 Baca lebih lajut »

Yuri Ungkap Cerita Petugas Hadapi Virus Harus Berjam-jam Tak ke Kamar KecilPemerintah mau masyarakat patuh menjalani protokol kesehatan anti-COVID-19. Ada pengorbanan besar dari mereka-mereka yang bertugas langsung menangani COVID-19. yang pasti umat Islam sudah patuh, selama sebulan penuh n puncak hari rayanya ga ke masjid trus pemerintah ngapain aja? kok masih ada mall yang buka? Caranya? Tindakan yang mulia gmn? Pak Yuri lebih baik yg bandel2 itu dicatat data dirinya jika nanti mereka terpapar virus covid19 mereka harus menanggung sendiri biaya pengobatannya, mungkin karena dianggapnya gratis jadi mrk seenak udelnya membandel ... gratis siapa yg ga mau
Sumber: detikcom - 🏆 29. / 51 Baca lebih lajut »