6 Singa dan 3 Harimau di Kebun Binatang Washington Terpapar COVID-19

Enam singa dan tiga harimau yang ada di Kebun Binatang Nasional Washington, Amerika Serikat, dinyatakan positif COVID-19.

Singa, Harimau

18/09/2021 0:09:00

Enam singa dan tiga harimau yang ada di Kebun Binatang Nasional Washington, Amerika Serikat , dinyatakan positif COVID-19.

Enam singa dan tiga harimau yang ada di Kebun Binatang Nasional Washington, Amerika Serikat , dinyatakan positif COVID-19.

. Saat ini, sembilan binatang itu sedang menjalani perawatan setelah jatuh sakit."Akhir pekan lalu, penjaga hewan mengamati penurunan nafsu makan, batuk, bersin dan lesu pada enam singa Afrika, seekor harimau Sumatera dan dua harimau dari Siberia, yang semuanya dinyatakan positif Covid dalam tes awal," dalam sebuah pernyataan dari Kebun Binatang Nasional Washington, seperti dilansir AFP, Sabtu (18/9/2021).

Binatang-binatang yang sakit itu dirawat oleh pihak kebun binatang dengan diberi obat anti peradangan dan anti mual. Selain itu, 6 singa dan 3 harimau itu juga diberi antibiotik untuk menangkal pneumonia.Baca juga:Pemerintah Austria Mulai Disidang Karena Kelalaian Penanganan COVID-19

Baca lebih lajut: detikcom »

Penting! Ini Aturan Baru Bagi Pelaku Perjalanan Dalam dan Luar Negeri

Bagi anda yang sudah mendapatkan vaksin lengkap dan vaksin booster, tidak wajib menunjukkan hasil tes Covid-19 baik PCR maupun antigen. Baca lebih lajut >>

Tukang swabnya masih hidup kah?

90% Gorila di Kebun Binatang Amerika Serikat Positif COVID-19Sebanyak 18 dari 20 gorila di kebun binatang Atlanta, Amerika Serikat (AS), kini telah dinyatakan positif COVID-19. Sebanyak 18 dari 20 gorila di kebun binatang...

Tempat Kemping di Tengah Kebun Teh Pangalengan Bandung, Ramai Pengunjung Walau Belum RampungJembatan kayu di tengah kebun teh Pangelangan, Kabupaten Bandung, menjadi daya tarik utama wisatawan. Namun, penerapan prokes di sini masih dipertanyakan.

Hendak Antar Makanan ke Kebun Sawit, Seorang Istri Temukan Jasad Suaminya dalam Keadaan HangusSetelah menerima laporan masyarakat, AKP Fauzi dan pihaknya langsung turun ke lokasi kejadian untuk menyelidiki kasus tersebut.

MA Tolak Gugatan Pengembalian Ribuan Hektar Kebun Sawit di RiauMahkamah Agung (MA) menolak gugatan pengembalian ribuan hektar kebun sawit yang dilayangkan kubu Anthony Hamzah, Koperasi Sawit Makmur (Kopsa-M) Desa Pangkalan...

FOTO: Menyulap Kuburan Taksi Bangkok Jadi Kebun SayurSejumlah supir taksi yang menganggur menyulap kuburan taksi massal jadi kebun sayur demi mencukupi kehidupan sehari-hari.

Satwa Ragunan rutin dicek selama PPKMPengelola Taman Margasatwa Ragunan (TMR) mengecek rutin semua satwa di kebun binatang tersebut selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ...

COVID-19 . Saat ini, sembilan binatang itu sedang menjalani perawatan setelah jatuh sakit. "Akhir pekan lalu, penjaga hewan mengamati penurunan nafsu makan, batuk, bersin dan lesu pada enam singa Afrika, seekor harimau Sumatera dan dua harimau dari Siberia, yang semuanya dinyatakan positif Covid dalam tes awal," dalam sebuah pernyataan dari Kebun Binatang Nasional Washington, seperti dilansir AFP, Sabtu (18/9/2021). Binatang-binatang yang sakit itu dirawat oleh pihak kebun binatang dengan diberi obat anti peradangan dan anti mual. Selain itu, 6 singa dan 3 harimau itu juga diberi antibiotik untuk menangkal pneumonia. Baca juga: Pemerintah Austria Mulai Disidang Karena Kelalaian Penanganan COVID-19 Orang-orang yang mengunjungi kebun binatang dipastikan tidak berisiko karena jarak antara pengunjung dan kucing-kucing besar itu jauh. Tak hanya itu, pihak kebun binatang menyebut tidak ada hewan lain yang menunjukkan tanda-tanda infeksi. Kejadian hewan di kebun binatang terpapar COVID-19 bukan lah yang pertama kalinya. Seperti halnya, ada beberapa gorila di kebun binatang Atlanta juga dinyatakan positif COVID-19 pada minggu lalu. Untuk melindungi mereka, peluncuran kampanye vaksinasi untuk hewan yang rentan terhadap Covid-19 telah diumumkan. Hewan di Kebun Binatang Washington akan disuntik dengan produk yang dikembangkan oleh Zoetis, perusahaan obat yang membuat vaksin dan obat untuk hewan peliharaan dan ternak. Baca juga: